Apakah Anda menyadari bahwa tatanan huruf yang tertera pada keyboard komputer tidak teratur? Berdasarkan apakah tatanan huruf pada keyboard komputer tersebut? Namun, dengan tatanan huruf yang acak tersebut, kita dapat menulis dengan rapi dan cepat. Selama ini, Anda mungkin hanya asyik mengetik, tetapi tidak terpikirkan bagaimana sejarahnya awal si pencipta menyusun kata dari A sampai Z. Penasaran? Ayo kita bahas satu per satu.

           Dialah Christopher Latham Sholes, seorang laki-laki yang merancang tombol keyboard tidak beraturan, yang sekarang disebut dengan istilah QWERTY itu. Pria kelahiran Mooresburg, Pennysvania, Amerika Serikat, 14 Februari 1819 ini, menjadi terkenal setelah karyanya, QWERTY banyak digunakan oleh publik internasional.

        Pembuatan tombol keyboard terinspirasi dari tombol pada papan ketik. Pada tahun 1868, Christopher menyusun huruf berdasarkan abjad, dan dapat menghasilkan ketikan yang cepat. Namun, karena terlalu cepat, Christopher menemui masalah, yaitu seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita, saling mengait antara satu dengan yang lainnya.

          Christopher terus memikirkan solusinya. Hingga akhirnya, Christopher melakukan percobaan dengan mengacak-acak tatanan huruf yang tertera. Setelah melakukan beberapa percobaan, Christopher menemukan kombinasi yang paling dianggap sesuai untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang terjadi sebelumnya.

       Pada akhirnya pada tahun 1873, Christopher resmi memperkenalkan QWERTY temuannya. Pada awalnya memang membuthkan waktu untuk membiasakan tatanan huruf yang tidak berarturan tersebut. Namun, Christopher yakin bahwa model QWERTY adalah model yang paling tepat. Pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik inilah yang digunakan pada keyboard sebagai input komputer dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Christopher resmi mematenkan hasil karyanya di hadapan publik dunia.

            Pada tanggal 17 Februari 1890, Christopher meninggal setelah berjuang melawan tuberkulosis selama sembilan tahun, dan dimakamkan di Hutan Rumah Pemakaman di Milwaukee.

 

 

 

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2014/03/21/363/958591/asal-muasal-susunan-huruf-di-keyboard-komputer-tak-teratur

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*